Hari ini adalah hari minggu tanggal 6 januari 2014..
Rencananya aku ingin pulang ke kampung halamanku di solo dari beberapa hari yang lalu..
Tujuan kepulanganku sebenarnya lebih karena tetiba mendapatkan firasat untuk sesegera mungkin pulang, dan diperkuat karena aku ingin untuk mencoblos caleg di kampung halaman..
Tetapi apa daya diri ini kurang mampu untuk melaksanakan sesuai dengan rencana karena satu dan lain hal nya..
Traumaku beberapa bulan kemaren untuk perihal menulis semakin menjadi.. iya, menulis tugas..rasanya jadi begitu sulit, lebih sulit dari biasanya.. padahal itu tugas dengan bobot yang super tinggi..mungkin karena rasa kesepian dan ketidakaktifan seperti biasanya sehingga saraf dan tubuh ini sangat ingin melakukan sesuatu dan terus bergerak ataupun membaca, tang berakhir malah mendistrakku dengan sangat parah..
Mungkin biasanya distrak lain itu ada hasilnya tapi ini malah distraknya pure avoid kerjaan..
Walaupun akhirnya tugas tersebut dapat selesai beberapa jam yang lalu, itupun karena desakan terus menerus untuk dapat menyelesaikan tugas tersebut, thanks to Amal.
Oke, back to topik ke kenapa sampai jadi harus menunggu selama ini..
Malam kmren setelah sedikit mendapatkan kesenangan berjogging dan menikmati rintik hujan dimalam hari, teringat untuk seera membeli tiket kereta api untuk pulang ke solo, merasa perlu segera carbo-loading setelah berolahraga berat aku memutuskan untuk segera makan, nah.. ditengaj perjalanan mencari tempat makan inilah aku melewati tempat yang jualan tiket kereta tersebut, dan kelanjutannya aku langsung membeli tiket kereta tersebut saat itu juga tanpa pikir panjang, tanya2, ataupun mencari informasi terlebih dahulu dan parahnya belum makan!!!
Diawal tidak ada yang salah sampai keesokan harinya tersadar kalau ternyata salah beli tiket kereta.. menyebabkan harganya jadi 2x lipat dari harga yang seharusnya dibayar.
Pagi harinya akupun berangkat ke stasiun 2 jam sebelum keberangkatan.. ingin sampai lebih cepat akupun memilih untuk mengambil jalan pintas yang dapat menghemat waktu 30menit, dengan cara transit kereta untuk dapat jarak yang lebih pendek..tapi sayangnya nasib berkata lain.. karena transit 2x dan harus ganti kereta yang mana kereta dikedua tempat transit tersebut ternyata terlambat 20 menitan per kereta.. selama menunggu sambil terus berdoa dan berharap semoga dapat naik dan tidak ketinggalan kereta.. saat sampai kereta ternyata masih dalam pengecekan dan belum diberangkatkan.. dari krl langsung berlari dan mengantri untuk Mencetak tiket online.. agak sedikit lama.. dan langsung berlari menuju kereta..dari seberang kereta sudah dipersilahkan jalan dan aku hanya dapat menatap kereta yang tiketnya mahal itu pergi meninggalkan diriku.. berlari sekalipun jaraknya cukup jauh karena harus melewati lorong yang cukup panjang.
Kebingungan dan tak mengerti harus berbuat apa.. aku hanya berdiri didepan peron dengan lemas, menundukkan kepala dan harus menghela nafas sangat panjang.. karena belum sarapan.. rasa pusing lemas dan mualpun muncul..
Tuker tiket tidak bisa.. beli tiket lagi buat besok kelamaan.. akhirnya aku putudkan untuk beli tiket kereta selanjutnya.. dan ummm... oke.. kereta selanjutnya tinggal yang eksekutif dan berangkat jam 9.. tanpa pikir panjang langsung beli aja.. padahal klo punya informasi lengkap atau rasio dan logika sedang jalan dengan baik bisa milih naik senja utama jogja yang lebih murah dan lebih cepat sampai dengan setengah harga.
Tapi apa daya baru aku sadari setelah aku makan dan sholat. Tapi tak apa.. aku jadi menemukan tempat VIP yang seruangan 3x kosan buat dipakai sendiri, ada colokan, tv, kipas angin dan tentu saja makanan serta ditambah suasana yang nyaman untuk merenungi hari ini.
5 hour more waiting..
No comments:
Post a Comment