Sunday, June 30, 2013

The Slowness in Motion

Disaat biasanya ku berjalan dengan cepat, dengan banyak memandangi indahnya langit
merasakan sejuknya angin dan segarnya alam, melihat banyak kedalam diri..

Namun hari ini kumerasa ada yang berbeda, ada sesuatu yang kurang dan perlu ditambahkan..
kuberusaha untuk mencari itu dari dalam diri, saat itu tak kutemukan kucoba lari ke alam sekitar, dan saat tak dapat kutemukan itu, coba mulai kucari dari orang lain..

Kali ini ku berjalan lebih lambat, sangat lambat, perlahan dan penuh perhatian pada orang lain..
kulihat banyak kebahagian diraut wajah mereka
mereka yang berkumpul dalam rekreasi penuh kesantaian..
bersama keluarga mereka
bersama kelompok teman mereka
antara sahabat
antara pasangan
hubungan antara, ayah dan anak laki-lakinya..
antara ibu dan anak perempuannya..

dari sana ada kesederhanaan, ada kebersamaan.. kekeluargaan..
kebahagiaan itu sederhana untuk didapatkan..
melakukan sesuatu hal bersama dalam suasana tanpa tekanan..
saling berbagi tawa dan perhatian
kedekatan antara dua manusia memang indah..

Senang rasanya hari ini dapat berkeliling memandangi keindahan hubungan antar manusia..
Semoga Banyak juga orang yang dapat merasakan kebahagiaan dari keindahan kedekatan antar manusia ini..

Saturday, June 15, 2013

Harmoni Senyum dan Para Pendekar (Part II)

Tiga tahun telah berlalu..

Tak Terasa memang, tetapi tidak semua tiba-tiba jadi seperti ini..
Ada Jalan Panjang yang telahku lewati..

Dimulai dengan Diajak oleh temanku diawal psikologi, Nazmi, yang kini kuliah di ITB, 
Aku ikut menemaninya untuk ikut mendaftar gandewa dan mengikuti proses seleksinya saat Open House
Awalnya aku hanya mendaftar untuk masuk AAJ Psikologi saja, karena di SMA aku termasuk pelopor organisasi Jejepangan di SMA 1 Solo, dan mengikuti beberapa Komunitas Jepang di Solo, berharap aku bisa melanjutkan apa yang telah dilakukan selama 3 tahun sebelum aku masuk psikologi.
Tapi apa dikata, Gandewa adalah organisasi yang paling mengurusi perekrutannya sejak awal, dan yang paling secara gamblang melakukan seleksi.

disana aku belajar banyak..

Belajar tentang berjuang..

Belajar tentang Hidup..

Belajar tentang Alam..

Belajar tentang Kenyataan..

Dengan bimbingan yang keras selama 1 semester dengan penggemblengan FISIK dan MENTAL, 
akhirnya aku dapat berkembang dari yang awalnya sakit-sakitan jadi Sehat Bugar penuh Stamina..
Yang awalnya Pencemas dan Terlalu Hati-hati kini jadi Optimis dan Percaya diri..

Disana Aku mendapat Keluarga Baru, Sahabat Baru, Teman Baru dan Banyak Pengalaman Baru..
Memperluas Horizonku yang terbatas.. aku menjadi dekat dan sangat dekat dengan teman-teman seperjuanganku selama 1 semester dari yang ada 50 orang tinggal menjadi 4 orang saat pelantikan..
Tempat Berbagi dan Saling bercerita.. #MengenangMasaItu
Banyak kisah Suka dan Duka telah terjadi, pertengkaran, pertentangan, Amarah, yah.. itulah keluarga..

Sampai akhirnya kini kuberada diposisi yang sekarang.. setelah setahun yang lalu menjadi seorang oposisi yang terlalu sering dan hampir selalu mempunyai pandangan yang agak berbeda dengan pemimpin sebelumnya.. banyak melakukan kritik dan saran evaluasi..

waktupun dengan cepat berlalu..

Tiba-tiba Ketua sebelumnya hilang dari peredaran, meninggalkan masalah lama yang tak terselesaikan ditambah beberapa masalah yang tidak seharusnya ada.

Daripada mengutuki kegelapan aku memilih untuk membakar diriku untuk menerangi kegelapan

sebuah kata-kata yang cukup menggambarkan memang, dimulai dari situ aku coba kumpulkan data dan pendapat dari anggota gandewa yang masih aktif dan para ketua-ketua sebelumnya untuk meminta petuah, membuat perencanaan dari pengalamanku 3 tahun ada di Gandewa, serta tukar pendapat dengan angkatan 4 lainnya. sampai pada akhirnya aku putuskan untuk aku maju sebagai ketua dengan VISI Kembali Ke Alam dan Misi-Misi turunannya yang cukup banyak, Proker dan TimeLine kasarpun sudah siap untuk disampaikan, tak lupa kubuat GrandDesain organisasi ditambah Peta kebutuhan dan sumber daya yang dimiliki Gandewa terutama Manusianya. Namun beberapa hari sebelum pemilihan...

Restu dari Orang Tua untuk jadi Ketua tak dapat ku Kantongi..

padahal sangat jarang bagiku untuk mendapat larangan, karena biasanya aku hanya diberi pilihan dan nasihat lalu membiarkanku untuk memilih keputusanku sendiri, dan mau ngga mau setelah berargumentasi beberapa hari akhir dengan berat hati aku tidak dapat melanjutkan keinginan kecilku itu.

karena yang tidak diperbolehkan adalah jadi ketua.. Akupun Berpikir.. dan Berpikir..

sampai akhirnya aku mencoba untuk melihat dari prespektif lain, dan terpikir untuk menjadi leader yang baik itu tidak harus secara formal menjadi leader. leader yang luar biasa adalah leader yang dapat mencetak lebih banyak leader. akhirnya coba aku lihat kembali sumber daya yang dimiliki oleh Gandewa dan akupun membuat beberapa penyesuaian dimana rencana besar yang kumiliki ini tetap dapat berjalan tanpa perlu diriku untuk menjadi ketua. Rencana barupun malah ternyata jadi lebih matang dan dapat lebih konkret.

Setelah Rencana cukup matang yang dibutuhkan kemudian adalah orang-orang lain yang dapat mendukung rencana ini untuk dapat berjalan. saat satu per satu anak Gandewa aku coba temui memang banyak yang tercengang dan terkaget mendengar rencananya, karena sudah sangat detail dan mewakili masalah-masalah yang perlu gandewa selesaikan serta menyertakan pula peningkatan-peningkatan yang mereka cari.
yang mana dari situ malah memunculkan masalah karena semua mempertanyakan "kalau rencananya sudah sebagus ini kenapa bukan kamu yang maju?", mungkin benar pertanyaan seperti itu yang terlontar, karena sebagus apapun rencananya kalau tidak dilakukan oleh yang punya rencana, pasti akan banyak yang jadi berbeda dengan rencana awalnya.

Sampai Akhirnya tiba saatnya pemilihan ketua baru... (Lanjut Part III)






Saturday, June 1, 2013

Perjalanan Panjang Dimulai dari Sebuah Mimpi Besar

Beberapa Hari terakhir makin banyak terpikir dan menjadi pertanyaan bagiku..

Akan Kemana Diri ini akan meneruskan Hari Esok...

sampai sekarang Alhamdulillah langkah yang kuambil masih sesuai dengan tujuan Besarku
Untuk Memahami Manusia dan Dapat Memaksimalkan Potensi-potensi yang dimiliki Manusia
Untuk Mencari Tentang Kebenaran, Misteri tentang penciptaan manusia terutama diri sendiri
Untuk Mempersiapkan Hari Esok yang Abadi setelah dunia yang Fana ini

Lalu Bagaimana Tujuan itu dapat tercapai..

Hal paling dekat yang telah dilakukan dan akan terus dilakukan adalah mempelajari Psikologi, Ilmu tentang perilaku dan pikiran manusia, sebuah ilmu yang sangat mengerikan dan berbahaya bila jatuh ditangan yang salah, tentang bagaimana seseorang berlaku, mengapa mereka berlaku seperti itu, memprediksi masa depan seseorang dan tentang cara mengubah seseorang.

Ilmu yang akan makin terus berguna karena dengannya diri ini sangat mungkin untuk dapat memahami orang lain daripada orang itu memahami dirinya sendiri. Peminatan yang kupilih juga adalah 2 Ilmu dikutub yang berlawanan yang membentuk psikologi secara utuh, Peminatan Psikologi Sosial, dimana aku belajar tentang bagaimana seseorang berpikir dan berhubungan dengan orang lain. dan Peminatan Psikologi Klinis, dimana aku belajar tentang Individu per Individu dan perbedaan maupun persamaannya dengan Individu yang lainnya.

Selain Peminatan yang kuambil kucoba untuk membuat skripsi tentang hal positif tentang manusia, tentang bagaimana mereka bisa mencapai self-trancendence, mencapai kebagiaan, ketengangan, dan bagaimana seorang dapat menjadi pahalawan bagi orang-orang disekitar mereka. Tentang Bencana dan Perkembagan mereka setelah dapat melampaui bencana tersebut. tentang bagaimana orang dapat sembuh dari sebuah kesakitan dan berkembang. tentang bagaimana seorang dapat menjadi pribadi yang dapat jatuh dan bangkit lagi dan lagi.

Organisasi yang kupilihpun apa yang nantinya dapat menjadi bekalku dikemudian hari, FUSI dan Gandewa ditambah sepintas Menjadi SosMas BEM UI. Di SosMas kubanyak belajar tentang bagaimana turun ke masyarakat untuk dapat berkontribusi nyata, melihat kenyataan, dan merasakan yang sebenarnya dirasakan mereka yang kurang beruntung jika dibandingkan diriku, disana ku makin melatih sensitifitas dan sudut pandang baru yang berbeda. Di FUSI kubelajar tentang agama, tentang keyakinan, dan tentang perjuangan, dimana kubelajar untuk Iklas, Berbagi dan mengembangkan Umut, Berpikir kalau Niat kita harus selalu karena ALLAH Swt. yang dengannya semua yang berat jadi ringan, tempat kubelajar Tanggung Jawab dan Rasa Kebenaran, Kejujuran serta Kepemimpinan. Disini kubelajar untuk dapat berdakwah, menjadi panutan yang nantinya akan sangat berguna untuk menebarkan kebaikan. Kemudia di Gandewa, dimana kubelajar tentang kehidupan, tentang kebesaran ALLAH Swt., Tentang Diri sendiri; disini kubelajar tentang arti sebuah keluarga dan persahabatan, berjuang bersama dengan taruhan hidup dan mati, belajar melalui pengalaman terberat, belajar menaklukan diri sendiri, terbentuk juga diri ini menjadi diri yang baru, Mental yang lebih kuat, Fisik yang lebih kuat, serta ilmu untuk bertahan hidup yang lebih baik. dari sini aku juga belajar tentang arti dari "solitude" dan Mindfullness. belajar tentang arti kerjasama dan melihat manusia sebagai individu sebenarnya tanpa topeng-topeng mereka. merasakan dunia yang seharusnya manusia ada disana.

Setelah Lulus Nanti Akan Kemana?

Yang selama ini masih terpikir bagiku adalah setelah ku lulus jadi sarjana atau bahkan sebelum lulus, aku kan coba untuk belajar dan belajar lebih banyak tentang banyak hal ke orang lain, bukan hanya sekedar membaca, belajar tentang kebudayaan sendiri, Ilmu Storytelling wayang jawa, belajar tentang ilmu-ilmu agama, Al-Qur'an-Hadist-Bahasa Arab, Ilmu Terapi dan Pengobatan Non-Kedokteran, Energy Healing-Obat Herbal-Akupuntur-Positive Theraphy, ditambah sedikit ilmu "Meramal".

Kenapa?

karena selagi masih muda dan kuat, aku ingin mencari kebenaran itu diseluruh dunia, aku ingin belajar lebih banyak, aku ingin mengenal orang-orang yang luar biasa diluar sana, ku ingin mengetahui tentang manusia dan dunia ini. dengan belajar tentang orang lain, aku akan dapat mengenali diri sendiri, saat ku mengenal diri sendiri aku akan dapat mengenal Tuhanku. aku ingin mengetahui apa yang hanya diketahui oleh sedikit orang, dan dapat bertahan selama waktu yang sangat lama.

Ya, Aku Ingin Berkeliling Dunia..

Maka Aku Perlu Belajar Untuk Cepat Beradaptasi dan Hidup dengan Kemampuanku Sendiri. 
Bukan Hanya untuk diriku saja, tapi minimal bagi Keluarga Kecil Kelak dan Yang Pasti untuk Orang Lain secara lebih Luas. Aamiin..