makin hari makin banyak kulihat mereka yang tidak memikirkan masa depan..
bersenang-senang denga masa muda mereka..
bertumpu dengan orang tua dan merasa nyaman dengan itu..
walaupun tak bisa kupungkiri diri ini juga masih kurang berfokus pada masa kini dan masa depan..
dari mereka terlihat kemanjaan..
ingin untuk serba instant..
banyak memilih diam dan melihat orang lain bergerak ketimbang mereka sendiri bergerak..
banyak meminta tapi sedikit memberi..
lebih banyak mengeluh..
salah siapa sampai generasi muda jadi seperti ini?
salahkah pendidikan orangtuanya?
orang tua yang hanya pergi bekerja dan meninggalkan anak mereka begitu saja..
hanya ditemani komputer mereka, ataupun gadget mereka, atau hanya ditemani TV..
alhmadulillah jika ada perawat yang memberi mereka perhatian..
anak menjadi nakal dan manja karena mereka butuh perhatian..
saat mereka baik mereka didiamkan, namun saat mereka nakal atau manja mereka mendapat perhatian..
yah.. mungkin itu..
salahkah pendidikan sekolah sekarang ini?
pendidikan yang melihat hanya pada nilai semata..
tanpa banyak melihat perilaku dikelas dan sehari-harinya..
membuat berbagai hal dilakukan untuk mendapatkan apa yang namanya nilai..
mereka yang nilainya bagus walaupun jelas-jelas berbuat salah lebih dihargai..
mereka yang berprestasi namun nilainya kurang karena suatu hal malah tidak dihargai..
menjadi siswa yang penurut sangat dicari dan ditekankan.. baik itu buruk..
pendapat dan berpikir sangat dibatasi..
salahkah lingkungannya?
lingkungan sekarang sudah semakin liberal dan sekuler membuat orang jadi begitu mengejar kebebasan..
kebebasan kosong.. karena saat kebebasan itu didapat mereka seperti burung yang berusaha keluar dari sangkar mereka, namun setelah keluar mereka sadar mereka tidak tahu cara terbang yang mereka lihat dari balik sangkarnya..
pilihan mereka banyak, namun karena banyak pilihan itulah mereka bingung..
yang biasanya menunggu diberi makan, menjadi harus mencari makanan sendiri, memilih yang mereka mau..
tapi sayang apa yang dimau itu kadang tidak baik dan sesuai dengan diri..
karena banyak yang ternyata belum paham dengan diri sendiri mereka sendiri tapi sudah sok mengerti dengan apa yang dilakukan oleh orang lain..
salah sedikit saja memilih lingkungan yang tidak dapat mengajarkan kita cara untuk terbang, kita malah terjerumus jatuh ke jurang kegelapan..
keluar dari kegelapan itu sangat sulit, karena kita harus meninggalkan indera yang paling kita banyak ikuti dan percaya.. dan mulai menggunakan indera lainnya untuk keluar dari kegelapan..
banyak dari mereka yang tidak mau melepaskan indera pengelihatannya, walaupun tau pengelihatannya hanya membuatnya semakin takut, semakin panik dan malah membuat pikiran semakin kacau dan akhir terjerumus..
salahkah media?
media juga sangat berperan disini..
banyak pesan-pesan negatif yang berseliweran dimana-mana..
acara-acara yang hanya mengejar rating tanpa melihat dampak dan konsekuensi jangka panjangnya..
menampakkan hal kriminal dan hal buruk lainnya yang terus ditampakkan sepanjang hari..
media mendistorsi banyak hal untuk mendapatkan suatu berita..
mengambil satu sisi saja agar seolah menjadi sebuah hal besar untuk memicu berita..
kelunturan kontrol sosialpun menjadi hal yang lama-lama dianggap wajar..
ketidakpeduliaan muncul dimana-mana..
padahal didalam hati mereka sangat mungkin terdapat hati-hati dan pemikiran-pemikiran yang dapat membawa perubahan dan perbaikan..
Sebuah Catatan Kecil Kehidupan yang Coba saya rangkum dalam lembaran-lembaran Pengalaman.. Kumpulan Karya yang coba saya rangkai untuk masa depan..
Thursday, July 18, 2013
Tuesday, July 9, 2013
MABA!!
Tak terasa sekarang sudah tahun terakhir..
senang rasanya saat punya adik baru lagi..
mereka yang masih bersemangat dalam menghadapi kuliah..
mereka yang masih penuh antusias dan keingintahuan yang tinggi..
mereka yang masih haus akan pengalaman hidup..
mereka yang berusaha mencoba memasuki kehidupan menjadi orang dewasa..
banyak yang mereka perlu tahu..
banyak yang mereka tidak tahu..
agar tidak terjerumus pada hal-hal yang salah..
perlu orang lain yang dapat membimbing mereka..
memberi mereka pembanding dan cerita..
memberi mereka pengalaman dan nasihat..
tentu mereka ingin bebas, kebebasan setelah lama terbelenggu dalam rutinitas pendidikan..
tentu mereka ingin merasakan sendiri dunia baru ini, tapi bukan berarti dengan penuh resiko..
tentu mereka ingin diterima dan diakui, tapi tentu penerimaan dan pengakuan tidak akan didapat semudah membalikkan telapak tangan..
senang rasanya saat punya adik baru lagi..
mereka yang masih bersemangat dalam menghadapi kuliah..
mereka yang masih penuh antusias dan keingintahuan yang tinggi..
mereka yang masih haus akan pengalaman hidup..
mereka yang berusaha mencoba memasuki kehidupan menjadi orang dewasa..
banyak yang mereka perlu tahu..
banyak yang mereka tidak tahu..
agar tidak terjerumus pada hal-hal yang salah..
perlu orang lain yang dapat membimbing mereka..
memberi mereka pembanding dan cerita..
memberi mereka pengalaman dan nasihat..
tentu mereka ingin bebas, kebebasan setelah lama terbelenggu dalam rutinitas pendidikan..
tentu mereka ingin merasakan sendiri dunia baru ini, tapi bukan berarti dengan penuh resiko..
tentu mereka ingin diterima dan diakui, tapi tentu penerimaan dan pengakuan tidak akan didapat semudah membalikkan telapak tangan..
Friday, July 5, 2013
Tonight, Mencari Gerbang Dunia sana...
Hari ini awalnya dimulai dengan sangat berat,
Beberapa hari sebelumnya semua kurang berjalan dengan yang kuharapkan..
Di Pagi Hari tadi, hari pertama kucoba tanggalkan Self-deception atas diriku sendiri..
Memang semua terasa lebih berat dan jad mengerikan.. tapi Inilah langkah pertama untuk perubahan kearah yang lebih baik, yang lebih sehat..
Sembari menunggu kembali bus deborah untuk menuju tempat magang, karena tertinggal 1 siklus bis, yang berarti harus menunggu selama 1 jam..
sembari menunggu bis yang masih lama hadir, kucoba membaca-baca laporan dan pekerjaan yang harus segera ditindak lanjuti.. ternyata banyak hal yang harus segera ditindaklanjuti..
Satu per satu coba kupikirkan, dan kucari mana yang bisa diselesaikan saat itu juga ataupun saat berada diatas bis nantinya..
setibanya ditempat magang, akhirnya bisa bertemu dengan supervisor yang beberapa waktu terakhir keluar kota, berbicara mengenai laporan magang ini kedepannya, dan tampaknya telah terputuskan judul laporan magangnya dan kontennya.. tinggal direalisasikan aja.. hohohoo..
---
Diwaktu Makan Siang, ternyata Hari itu ada makan-makan dari ibu kepala bagian,
Makannya Mewah dan banyak banget.. Makanannya Enak, dan suasana orang-orang sebagian terasa sangat dekat, penuh dengan canda dan suka cita.. nyaris saja melewati pantanganku untuk makan kenyang..
---
Dan Sorenya sepulang magang, hari ini special, malemnya tidak hujan setelah beberapa hari terakhir hujan terus..
Seusai Sholat Magrib, Akupun bersiap dengan kostum dan peralatanku untuk melewati jalur gelap dan panjang itu.. Jalur Setengah Lingkar Luar UI, Jalur Jogging Favoritku..
Usai pemanasan selama 10 menit, akupun mulai berlari dan berlari, entah ada apa dengan UI tapi hampir semua lampu disepanjang jalur dimatikan, hanya lampu di gerbatama, depan asrama dan Pertigaan teknik saja yang menyala..
Yang menarik dari jogging kali ini adalah akhirnya kutemukan gerbang yang kemungkinan menuju tempat makhluk diluar manusia, yang dapat menjelaskan kenapa disepanjang jalur itu jarang terlihat apapun (selain karena gelap gulita) dan banyak longlongan anjing saat malam..
gerbang itu cukup besar dan berada ditempat yang biasanya terbuka saat siang, tapi saat itu juga masih setengah terlihat karena pandangan mataku tertutup kabut yang cukup tebal..
Atau mungkin adakah syarat yang harus terpenuhi untuk dapat menemukannya..
mungkin karena waktunya, malam jum'at ganjil setelah hujan, diantara magrib dan isya'..
atau karena yang lain, berbaju hijau biru, menggunakan barang 5 penjuru mata angin, tanpa sengaja bentuk tulisan tulisan tertentu, atau dengan menggabungkan 2 warna merah dan putih untuk membuka warna..
entahlah, awalnya sangat ingin masuk, tapi karena biasanya klo sendiri biasanya akan lama keluarnya jadi mungkin lain kali saja, ngajak temen dulu, lagipula makin kesini makin sulit bagiku untuk melihat mereka..
So, Mari Kita jogging saat malam Jum'at Depan, jalur setengah lingkar luar UI yang lampunya mati semua itu.. It's So Thrilling.. Melatih Night Vision dan melatih sensitifitas kita pada diri sendiri dan lingkungan..
Beberapa hari sebelumnya semua kurang berjalan dengan yang kuharapkan..
Di Pagi Hari tadi, hari pertama kucoba tanggalkan Self-deception atas diriku sendiri..
Memang semua terasa lebih berat dan jad mengerikan.. tapi Inilah langkah pertama untuk perubahan kearah yang lebih baik, yang lebih sehat..
Sembari menunggu kembali bus deborah untuk menuju tempat magang, karena tertinggal 1 siklus bis, yang berarti harus menunggu selama 1 jam..
sembari menunggu bis yang masih lama hadir, kucoba membaca-baca laporan dan pekerjaan yang harus segera ditindak lanjuti.. ternyata banyak hal yang harus segera ditindaklanjuti..
Satu per satu coba kupikirkan, dan kucari mana yang bisa diselesaikan saat itu juga ataupun saat berada diatas bis nantinya..
setibanya ditempat magang, akhirnya bisa bertemu dengan supervisor yang beberapa waktu terakhir keluar kota, berbicara mengenai laporan magang ini kedepannya, dan tampaknya telah terputuskan judul laporan magangnya dan kontennya.. tinggal direalisasikan aja.. hohohoo..
---
Diwaktu Makan Siang, ternyata Hari itu ada makan-makan dari ibu kepala bagian,
Makannya Mewah dan banyak banget.. Makanannya Enak, dan suasana orang-orang sebagian terasa sangat dekat, penuh dengan canda dan suka cita.. nyaris saja melewati pantanganku untuk makan kenyang..
---
Dan Sorenya sepulang magang, hari ini special, malemnya tidak hujan setelah beberapa hari terakhir hujan terus..
Seusai Sholat Magrib, Akupun bersiap dengan kostum dan peralatanku untuk melewati jalur gelap dan panjang itu.. Jalur Setengah Lingkar Luar UI, Jalur Jogging Favoritku..
Usai pemanasan selama 10 menit, akupun mulai berlari dan berlari, entah ada apa dengan UI tapi hampir semua lampu disepanjang jalur dimatikan, hanya lampu di gerbatama, depan asrama dan Pertigaan teknik saja yang menyala..
Yang menarik dari jogging kali ini adalah akhirnya kutemukan gerbang yang kemungkinan menuju tempat makhluk diluar manusia, yang dapat menjelaskan kenapa disepanjang jalur itu jarang terlihat apapun (selain karena gelap gulita) dan banyak longlongan anjing saat malam..
gerbang itu cukup besar dan berada ditempat yang biasanya terbuka saat siang, tapi saat itu juga masih setengah terlihat karena pandangan mataku tertutup kabut yang cukup tebal..
Atau mungkin adakah syarat yang harus terpenuhi untuk dapat menemukannya..
mungkin karena waktunya, malam jum'at ganjil setelah hujan, diantara magrib dan isya'..
atau karena yang lain, berbaju hijau biru, menggunakan barang 5 penjuru mata angin, tanpa sengaja bentuk tulisan tulisan tertentu, atau dengan menggabungkan 2 warna merah dan putih untuk membuka warna..
entahlah, awalnya sangat ingin masuk, tapi karena biasanya klo sendiri biasanya akan lama keluarnya jadi mungkin lain kali saja, ngajak temen dulu, lagipula makin kesini makin sulit bagiku untuk melihat mereka..
So, Mari Kita jogging saat malam Jum'at Depan, jalur setengah lingkar luar UI yang lampunya mati semua itu.. It's So Thrilling.. Melatih Night Vision dan melatih sensitifitas kita pada diri sendiri dan lingkungan..
Thursday, July 4, 2013
Kenapa Perfectionis?
Perfectionism banyak disebabkan karena sistem pendidikan
kita diIndonesia yang berasal karena anak-anak dari kecil telah diminta untuk
“perform” pada ujian yang diberikan terlalu awal pada tahap perkembangan
mereka. Dan gurupun ikut memberikan
reinforcement pada perfectionism dengan hanya memberikan pujian pada pekerjaan
atau perilaku yang sangat baik juga.
Selain itu, orang tua yang terlalu sering mengkritik anaknya
dan memiliki standar tinggi pada anaknya juga makin memperkuat kepribadian pada
anak. Yang pada akhirnya membuat seolah diajarkan oleh perilaku orang tuanya
bahwa anak-anak dapat berperilaku lebih dan lebih, dan akhirnya mengajarkan
bahwa tidak ada yang cukup bagus.
Ketakutan kita untuk mengecewakan orangtua yang akhirnya
membuat kita jadi perfectionism , karena dengan tidak mengecewakan orangtua membuat kita mendapat menerimaan dan
perhatian.
Selain karena lingkungan, menjadi prefectionis adalah
tentang bagaimana seseorang beradaptasi dengan munculnya perasaan
ketidakjelasan dan ketidakamanan, yang akhirnya dipilihlah cara aturan yang
sangat baku yang mana kadang membuat kita tidak dapat berfungsi dengan baik.
Yang secara perlahan itu kan membuat perfectionis menjadi sulit menemukan
passionnya, menjadi kreatif, dan perasaan menyenangkan saat menemukan ide dan
minat baru.
(cont'd)
Subscribe to:
Posts (Atom)