Sebuah Catatan Kecil Kehidupan yang Coba saya rangkum dalam lembaran-lembaran Pengalaman.. Kumpulan Karya yang coba saya rangkai untuk masa depan..
Monday, May 26, 2014
This Very Day till Wake
Thursday, May 22, 2014
My Interest profile
O*NET Interest Profiler: Score Report
Your interest results:
|
|
- Working with plants and animals
- Real-world materials like wood, tools, and machinery
- Outside work
- Teaching
- Giving advice
- Helping and being of service to people
- Working with clear rules
- Following a strong leader
Friday, May 16, 2014
Dunia makin kecil saja
Hari aku berpergian menuju salah satu tempat di kelapa dua untuk briefing kegiatan. Karena belum pernah kesana dan merupakan tempat yang umum didatangi banyak orang maka saat bertanya orang tentang arah menuju lokasi tersebut menjadi sulit.
Abang2 angkot yang ada tidak dapat menurunkan diriku pada tempat yang diminta, membuatku harus sedikit berjalan mencari lokasi, disepanjang jalan banyak yang tidak tahu padahal adalah orang yang berjualan disekitar situ, hanya warga yang kliatan sudah lebih tua yang tahu dimana letaknya.
Dari sana seusai briefing sambil perjalanan balik ke depok, ku berpikir dan merasa ternyata depok ini makin kecil, ui makin kecil, juga dunia ini semakin kecil
Seperti dulu saat masih kecil saat hanya tau cara berjalan hanya bisa mengelilingi seisi kompleks apartemen, tapi begitu punya sepeda langsung bisa menjelajahi 1 kota.
Dulu yang kutek atau mipa terasa jauh jika berjalan sekarang jadi terasa dekat. Ya itulah hidup saat kita mengenal dan terbiasa maka akan lebih terasa nyaman bagi kita. Secara perlahan aku memperluas zona nyamanku ke titik puncak, yang artinya sudah saatnya aku untuk keluar atau jika tidak tidak adalagi perkembangan besar dalam diri karena kurang menantang lagi.
Tetapi saat terpikir untuk keluar dari zona nyaman yang telah dibangun selama 4 tahin terakhir membuatku takut dan cemas.
Aku ingin tetap berada dikenyamanan ini tetapi disisi lain kenyamanan membuatku berhenti belajar secara sungguh-sungguh dan terus menerus.
Your most important value
Thursday, May 15, 2014
Dunia kerja di pinggiran sana
Hari ini ku mendapatkan banyak pembelajaran dari sebuah rekrutmen
Hidup di pabrik memang terasa kejam dan sedikit kurang manusiawi tapi tetap saja banyak sekali yang terus mendaftar dan mendaftar. Walaupun gajinya bisa dibilang cukup besar tapi ketahanan fisik yang prima adalah wajib.
Berdiri selama 8 jam diruang yang penuh tekanan dan panjang bisa membuat orang yang terbiasa hidup mudah menjadi kewalahan.
Dilemma dan kisah di pagar terdepan penerimaan memicu ketertarikan untuk memahaminya.
Pendidikan disekolah nyatanya tidak dapat membentuk sikap dan perilaku yang membuatnya dapat rerbantu saat memasuki ranah dunia nyata atau dunia kerja. Ketakutan untuk sekedar mengklarifikasi atau bertanya saat belum paham atau mengerti sangat sering terjadi, daripada bertanya pada figur otoritas mereka lebih memilih bertanya pada teman disekitarnya yang padahal juga sama sama tidak mengerti yang kemudian berakhir dengan semua tidak mengerti dan menjadi norma bahwa ketidakngertian adalah biasa. Yang penting tidak dipanggil namanya atau dimarahi tetap lanjut saja walaupun sebenarnya sudah melanggar peraturan.
Baru dari dasar saja sudah banyak praktek feudal dengan memberikan hadiah bagi mereka yang punya otoritas, seolah itu sudah biasa dan memang jadi harusnya seperti itu. Tindakan penuh tipu muslihat dan intimidasipun kerap hadir disuasana seperti itu. Orang yang menyeleksipun dipaksa harus lebih pandai dan berani untuk dapat mengatasi hal tersebut.
Jika praktek seperti itu dengan ketidakstrukturannya, ketidaksistematiaannya dan kespontanannya saja bisa hadir dengàn prevalensi tinggi di lingkungan ini betapa mengerikannya orang2 seperti itu jika berada di posisi yang lebih tinggi.
Berdoa yang terbaik untuk negeriku yang ter cinta ini.
Wednesday, May 14, 2014
Permaianan bukan rahasia AAJ
Kemarin usiaku latihan tenis meja, ku coba sempatkan dirikununtuk mampir menengok acara yang diadakan oleh AAJ seblum akhirnya untuk melanjutkan kegiatan jogging rutin..
Acara kali ini lebih terkesan sebagai acara internal klo menurutku,, karena memang hanya ada aku yang bukan sebagai pengurus inti plus anak kegiatan. Selain itu pada permainan kali ini adalah tentang mengenali orang lain.
Hmmm.. benar benar menantang pikiran karena hampir semua adalah anak anak baru yang tidak kukenal dengan baik, dan menjadi menarik karena malah menggunakan analisis psikologi freudian atau psikoanalisis..
Dan hasilnya 90% tepat sasaran.. jadi ngeri sendiri sampai bisa ngorek-ngorek informasi sedalam itu berbekal 3 kalimat pendek.
Awalnya aku datang hanya untuk melihat sebentar dan lalu akan pergi, tapi permainannya sangat sangat untuk dilewatkan begitu saja, karena permainan semacam itu sangat menyenangkan bagiku.
Mendadak dipaksa untuk ikut berpartisipasi dalam permainan tersebut dan diminta menuliskan 3 kalimat pendek yang menjelaskan diri dan tidak boleh terlalu ngawang juga terlalu obvious.
Berpikit sejenak akhirnya aku putuskan untuk memilih 3 kalimat itu.
1. Datang dan pergi seperti hantu
2. Menggapai mimpi dipuncak tertinggi
3. Berkantung seperti kangguru
Awalnya seperti biasa, karena sedikit yang mengenalkunjadi kebanyakan hal yang tidak cocok benar dengan yang lain selalu terlempar akhirnya didiriku. Saling bertanya, karena saat itu sedikit yang mendeskripsikan dirinya dengan metafora.
Sampai pada satu titik, abram, anak psdm yang paling tau ini (semua tebakannya tepat dan informasi darinya sungguh bermanfaat mengungkapkan jati diri orang lain) teringat bahwa aku selalu menggunakan kantong kemanapun aku pergi. Oke. Keren.
Dan beberapa saat kemudian ia menebak makna nomor dua, suka naik gunung, anak gandewa. Wow. Tepat sekali lagi. Mantap.
Namun yang pertama tidak ada yang mengerti dengan tepat. Kebanyakan berpikir disisi mistis, walaupun tidak sepenuhnya salah tapi bukan itu. Poin bertama aku berusaha untuk menjelaskan keberadaanku di AAJ dimana aku kadang datang lalu pergi begitu saja karena aku memang bukan pengurus dan hanya datang saat diundang (tapi undangannya sering) seperti hantu menjelaskan bahwa aku masih akan bergentayangan dan mengawasi mereka dari sekitar sembari sesekali menampakkan diri sampai keinginanku sebelum mati (sebelum berhenti aktif mengurus) dapat tercapai di AAJ. GANBATTE MINNAAAA !!!!
Setelah dirasakan perjalanannya memang lompatan generasi diperlukan di AAJ, ke negatifan dan priming yang berbeda ketimbang perkumpulan jejepangan pada umumnya diperkuliahan memang harus di negasikan erlebih dahulu. Culture jelek harus diputus.
Tuesday, May 13, 2014
Loyalitas
Ternyata benar saja..
Motivasi yang membuatku dapat terus berkarya dan mengejar mimpi adalah saat apa yang aku perbuat ini adalah untuk diriku dan kelompok yang mempresepsikanku bagian didalamnya..
Need to belong..
Kebutuhan yang sangat tidak terpenuhi satu tahun ini karena sakit berkepanjangan yang memutuskan kontakku dengan dunia..
Seperti kata banyak cerita di anime dan manga yang berasal dari pepatah jepang, "seseorang akan menjadi sangat kuat jika ia melindungi sesuatu yang penting" dan tampaknya hal tersebut sangat tertanam dalam diri..
As I am nothing if not protecting something or someone
Jika memang perasaan memiliki dan dimiliki ini sudah tak terbalas karena waktu telah berganti begitu pula orang-orang didalamnya, 2 organisasi yang aku sangat loyal didalamnya, kini jadi berbeda melihat diri ini dari kacamata mereka..
Times make our perceptive about others changes
Aku yang tak terbiasa dan belum mau berubah harus terpaksa berubah cara pandangnya, cara pandang pada 2 organisasi yang sangat aku sayangi dan aku banggakan ini..
Dari yang sangat insider loyal menjadi outsider shadow support.
Kalau memang harus berakhir seperti ini ya sudahlah, mungkin ini waktunya untuk bertransisi memulai lembaran baru, merintis sesuatu yang masih bersih dari presepsi.. yang melihat diri ini sebagai diriku seorang..
Presepsi dan ekspektasi memang menyakitkan jika tak terkelola.
Tuesday, May 6, 2014
Idealis
|
Synthesis
They delight in finding relationships in things which, to others, have no apparent connection.
In a group discussion, they are likely to champion an opposite point of view, and are therefore valuable in avoiding "group think."
Synthesists tend to be highly creative people, very interested in change and highly speculative.
To others, they may appear argumentative at times, and their pattern of thought may appear somewhat disjointed.
Sunday, May 4, 2014
To the ice yet active mountain
Dimulai dari sebuah perjalanan ke suatu gunung tropis yang tertinggi di daerah reginal tersebut..
Hari itu aku yang me lead perjalanan itu sampai pada suatu titik dimana rombonganku berhenti, saat itu aku terhenti karena kelelahan dan merasa kedinginan. Yang lain hanya setuju untuk berhenti sejenak karena beban terberat ada didiriku, kerilku..
Dalam rombonganku terdiri dari ayahku, ibuku, kedua adikku dan 3 orang lain aku merasa kenal namun tak ingat siapakah dia, kemungkinan besar teman2ku dikampus..
Mereka tampak berdiskusi yang terbagi menjadi 2 kelompok forum yang berbeda..
Aku merasa masuk fase sadar dan tidak sadar sampai kehilangan beberapa waktu yang terlewat begitu saja.. dan saat tersadar aku merasa sangat kuat sehat dan bersemangat..
Dari situ kami sepakat untuk melanjutkan perjalanan dan berangkat menuju suatu tempat yang memiliki danau yang cukup luas dan disekitar nya terhampar bukit2 untuk menyaksikan matahari terbit dipagi hari.. saat itu pemandangan sangat bagus, matahari bersinar kuning oranye emas kemudian kuning.. sisi langit lainnya berwarna jingga dan ungu.. namun sayang saat itu tak dapat melihat dengan jelas dan dapat memfoto karena terhalang oleh sebuah rumah dan kapal yang berada didekat sana.. theyre moving..
Karena merasa apa yang lain cari sudah cukup didapatkan, keluargaku memilih pulang, sedangkan aku dan teman2ku melanjutkan perjalanan menuju puncak tertinggi yang banyak orang ingin kesana namun banyak yang tak berhasil..