Sepanjang perjalanan pulangku ke solo, aku mendapatkan tempat duduk disebelah orang cukup berumur, disana ia bercerita tentang bagaimana anak muda sekarang harus sesegera mungkin untuk mencari uang, karena memang tidak dapat dipungkiri dengan uang kita dapat memperoleh posisi di surga lebih tinggi dibandingkan hanya dengan beramal menggunakan tenaga kita saja.
Selain itu dia menceritakan sedikit kisah tentang dirinya atau lingkungannya, dimana dulu ia Senang untuk berbuat untuk orang lain, karena memang rasanya menyenangkan dan baik, tetapi hingga lupa dengan diri sendiri dan orang tua dirumah, karena pasti salah satu tujuan orang tua menyekolahkan kita adalah agar nantinya kita dapat menghidupi diri sendiri, keluarga masa depan, dan membantu orang tua dirumah.
Jadi, awalnya mumpung masih muda kejar pengalaman sebanyak banyaknya dan jangan terlalu pilih-pilih, ada kesempatan segera ambil.. karena kita tidak tahu rezeki kita ada dimana.. kalaupun memang ingin membuka atau memulai usaha ajaklah beberapa teman, selain membantu modal juga jikalau usaha itu bukan rezeki kita, bisa jadi itu adalah rezeki teman kita dan kita bisa ikut nebeng rezeki.
Bagiku cerita tadi cukup menampar diriku, karena memang sebagai mahasiswa psikologi kalau hanya mengandalkan pinter dan teori memang agak susah untuk kemana-mana.. hmmm.. kemana-mana nya gampang tapi ya hanya cukup untuk diri sendiri saja.
Mindset prioritasnya harus sedikit diubah.. dari yang mencari kepuasan bagi diri sendiri menjadi harus memperimbangkan orang sekitar kita terutama orang tua..
Saat masih sekolah atau kuliah rasa tanggung jawab kita masih belum tinggi karena memang tuntutannya berbeda, kalau dulu lulus sma aja udah wah, sekarang sarjana udah diobral..
So, sekarang harus segera memulai untuk mencicipi dunia nyata yang sesungguh sungguhnya. #fighting
No comments:
Post a Comment