Mungkin aku tak dapat memahami dirimu karena kamu tak mengizinkanku tuk pahami dirimu
Aku hanya bisa memahami apa yang kurasakan dan mungkin itu juga yang kamu rasakan
Kau Yang memintaku untuk sabar dan kau bilang tiap orang punya batas kesabarannya sendiri, tetapi kau terus pancing emosiku untuk muncul padahal kucoba untuk mendengarkan
Ku coba tuk tetap bertahan tapi kau malah pergi begitu saja
Kau minta diriku untuk untuk terbuka tapi kau malah menahan semua milikmu sendiri
Kau ingin kami percaya pada dirimu tapi kau tak percayai kami untuk hal tersebut
Kau tau kau bingung tapi kau tetap tak mau diri ini tahu kalau kau berada ditengah kebingungan
Kau ingin ini segera terselesaikan dan begitu juga aku.. tapi kenapa kau malah harus mempersulitnya
Kau beralasan "kalian tidak paham" padahal di tiap waktu kita coba mencari tahu dan pahamimu
Kami berusaha untuk mempertahankanmu tapi kau malah membuang kami
Kita dalam berkelompok memang masuk dengan sukarela tapi untuk keluar juga butuh kerelaan dari kelompok, karena saat sudah berkelompok kita telah menjadi bagian dari kelompok juga selain menjadi bagian dari kita sendiri saja..
Dalam Diam kau tolak, dalam Diam kau menerimanya
Entah pada akhirnya Diam mana yang kulakukan
Saat kau tidak bicara sedikit yang ku tahu dan kukira semua baik-baik saja
Tapi Ketika Kau mulai berbicara kenapa semuanya sudah harus jadi seperti ini
Tidak adakah penjelasan yang lebih baik dan kuat
No comments:
Post a Comment