Friday, February 21, 2014

Niat Baik Kita Ini sebenarnya untuk siapa?

Hari ini menghadiri acara leadership talks di FE, acaranya salah satu angkatan di PPSDMS.
tersentil dengan sebuah kata dijudul.

Niat Baik kita ini untuk siapa?
jadi sebuah pertanyaan, karena kita dari awal dididik melalui sistem pendidikan ini tujuannya untuk apa?
baik untuk siapa? benarkah baik untuk hal yang baik ataukah malah baik bagi orang yang jahat..

hmm.. baik jadi relatif.. contoh, niat baiknya ingin menolong orang fakir dengan memberi uang, disatu sisi, iya baik kita mau memberi orang lain, disisi lain, kita telah jahat karena menegasikan potensi orang lain dan membuat seseorang menjadi malas.

Niat baik ini ingin sekolah yang tinggi untuk majukan bangsa, tapi malah dengan mengikuti pendidikan ini memungkinkan kita untuk menjadi jauh dari masalah dan tidak menyelesaikan masalah. karena kita jadi memandang masalah dari kacamata yang berbeda dari masalahnya. hmm.. saya mengandaikannya seperti ngeliat film 3D tapi ngga pake kacamatanya, jadinya ya ngga maksimal dan kerasa aneh, ngga tau harusnya seperti apa dan terdistorsi dengan hal yang tidak sesuai dengan maksudnya... (ya begitulah)

Niat baik kita ini untuk siapa? kita berusaha menolong, bersusah payah melakukan sesuatu tapi terkadang orang yang ditolong ngga perlu dibantu dan sebenarnya sudah lebih baik daripada yang menolong. niatnya kuliah tinggi2 pengen untuk menyelesaikan masalah-masalah dimasyarakat, tetapi sayangnya kita ngga belajar dari masyarakat dan banyak belajar dari kalangan masyarakt khusus yang bisa dibilang tidak representatif dengan populasi yang ingin ditolong. sehingga masalah yang diselesaikan jadi bias dan ngga tepat sasaran.

katanya niat baik kita ini untuk orang lain, tapi orang lain terkadang tidak merasakan kebaikan kita, benarkah niat baik kita ini untuk orang lain, ataukah itu hanya niat baik untuk diri sendiri yang kebetulan orang lain juga kena imbasnya..

No comments:

Post a Comment