Wednesday, February 24, 2016

terbangunlah engkau dari stagnansi

hari ini alhamdulillah aku kembali disadarkan bahwa ternyata selama ini aku underperform, dari yang biasanya bisa 150%, akhir-akhir ini cuman mentok di 25%, dari kemaren sedih pengen berubah cuman masih setengah-setengah untuk kembali 100%, menjalankan yang wajib saja dengan engap-engap.

tapi memang perlu disadarkan dari luar diri ini pula, untuk mengkonfirmasi kegalauan dalam hati tentang performa selama ini. dapat peringatan dan penyadaran bahwa aku memang bukan siapa-siapa, aku tak begitu penting, ga signifikan. ya itulah diriku beberapa waktu kemaren.

aku tidak mau mengambil tanggung jawab terhadap diri sendiri, membiarkannya terbawa arus waktu dan kehidupan, hanyut dalam rasa amanku sendiri, seperti semut diatas kayu, merasa aman karena kayunya cukup besar tapi terus menerus berada dalam keombang-ambingan lingkungan diluar pohon yang nyaman itu, perlahan menghilang.

langkah pertama memang harus menyadari dan bertanggung jawab kalau memang selama ini salah, dan aku harus mengubahnya, jadi lebih baik, melemparkan kontrol diri kita pada lingkungan adalah cara mudah yang menyakitkan, tak membawamu kemana-mana kecuali ke lembah kegelapan.

mari menyambut cahaya baru dan visi baru, bertanya pada diri terkait hal yang fundamental yang bahkan telah kulupakan. mari mencari kembali dan menemukan kembali apa yang ada dalam diri...

No comments:

Post a Comment