setelah beberapa bulan terakhir resmi menjadi seorang sarjana, diri ini masih merasa belum mnjadi salah satu penyandang gelar tersebut. diri ini masih merasa sangat masih perlu untuk belajar terus, karena sebenarnya akupun masih bingung dan tak menyangka tiba-tiba dapat selesaikan skripsi dan segera lulus.
bisa dibilang merupakan sebuah rencana yang mahakuasa, saat berada dititik terendah dan merasa semuanya sulit, malah kemudahan dan kelancaran tak terduga dapat terjadi dalam waktu yang relatif sangat singkat,
padahal setahun yang lalu saat semuanya begitu indah, lancar dan penuh dengan rencana ditambah dengan rasa mampu untuk segera selesai malah ditimpa musibah sakit yang cukup panjang, saat itu mungkin aku merasa begitu sombong dan merasa cukup dengan diriku saja, merasa bahwa semua hasil itu datangnya dari usahaku sendiri, dari perencanaanku sendiri.
Tapi ternyata semua itu salah
kusadari bahwasanya semua itu bergantung pada kehendak Sang Pencipta, kita, manusia yang berasal dari-Nya, sudah selayaknya memang bergantung padaNya semata, bergantung pada makhluk atau diri sendiri bahkan bergantung pada benda mati merupakan kesalahan besar.
karena kini kusadari lagi saat bergantung pada makhluk yang hadir hanyalah kekecewaan
ada sesuatu yang masih kosong atau hilang dari diriku selama ini, dimanakan petunjuk dan jalan yang lurus itu.. terus berikhtiar dalam kekosongan batin menunggu turunnya makna kedalam jiwa.
No comments:
Post a Comment